Inilah Program UKG dan PKB (e-PKB) 2016

ukg2016.com - Pada laman ini kami informasikan mengenai tidak lanjut UKG 2015 dan beberapa program terkait UKG 2016 dan PKB guru melalui aplikasi e-PKB.

Seperti diinformasikan dari berbagai sumber bahwa target Peningkatan Nilai rata-rata Kompetensi Pengetahuan dan keterampilan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) atau sekarang lebih dikenal dengan istilah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) diharapkan bisa mencapai 8.0 (delapan).

Berikut gambaran Passing Grade UKG, baik UKG Online maupun UKG offline :

1. UKG 2014 (Aseline) target nilai rata-rata 4.7

2. UKG 2015, untuk Passing Grade ditargetkan naik menjadi 5.5

3. UKG 2016, ditargetkan naik menjadi 6.5

4. UKG 2017, ditargetkan naik menjadi 7.0

5. UKG 2018, Juga ditargetkan naik menjadi 7.5

6. UKG 2019, ditargetkan naik menjadi 8.0


Adapun untuk Mekanisme Pengembangan Keprofesian




Adapun Untuk Tindak Lanjut UKG antara lain :
1. Analisis, meliputi:
    a. Analisis Hasil UKG
    b. Pembuatan Bentuk Hasil Analisis
    c. Pengiriman Hasil UKG ke stakeholder

2. Sistem, meliputi:
    a. Pengembangan modul
    b. Pengembangan Sistem e-PKB
    c. Kerjasama dengan stake holder

3. Tidak Lanjut, meliputi:
    a. PKB dengan berbagai modus
    b. Monev

Adapun untuk Program 2016, antara lain :
1. Penyesuaian DIPA 2016
2. Analisis Hasil UKG
3. Pengembangan modul
4. Diklat sesuai dengan UKG
5. Kerjasama dengan stakeholder berdasarkan hasil dari UKG
6. Pengembangan sistem e-PKB

Roadmap Jadwal, silahkan perhatikan pada gambar di bawah ini:



Demikian Program UKG dan PKB (e-PKB) 2016

Related Posts:

Mekanisme Mutasi dan Pengangkatan Guru Terbaru

ukg2016.com - Pengendalian formasi guru merupakan merupakan wewenang dari Pemerintah Tingkat Pusat, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab)/ Pemerintah Kota (Pemkot) tak bisa lagi asal mengangkat guru. Hal tersebut merupakan salah satu amanat Undang-undang No. 23 Tahun 2013 tentang Pemerintah Daerah (Pemda).

Adapun untuk Mekanisme pengangkatan guru, Pemkab/Pemkot mengajukan Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB), selajutnya Menpan berkonsultasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) perihal formasi Guru.


Selanjutnya, pihak Kemdikbud, dalam hal ini Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) mengecek kebutuhan guru Pemkab/Pemkot tersebut melalui Aplikasi SIM RASIO, dengan aplikasi ini dapat diketahui peta kekurangan maupun kelebihan personil Guru, mulai dari tingkat Satuan Pendidikan (TK/SD/SMP/SMA dan SMK), Guru se-wilayah Kecamatan, Kab./ Kota, Provinsi, bahkan Tingkat Nasional.

Kepala bagian Perencanaan dan Pengangaran, Sekretariat Ditjen GTK, Tagor Alamsyah Harahap, Mengatakan, Pihaknya akan menolak usulan pengangkatan guru (TK/SD/SMP/SMA dan SMK) dari Kebupaten/ Kota, jika tidak sesuai dengan SIM RASIO.

"Jika di SIM Rasio, kebutuhannya guru Matematika, namun Pemerintah Kab./Kota mengusulkannya Guru mata pelajaran Biologi, kita tolak" katanya.

Dengan adanya aplikasi SIM RASIO memudahkan melihat Sekolah mana yang Kekurangan dan kelebihan mata pelajaran tertentu. Sistem akan menolak Pemindahan atau Mutasi Guru, apabila sekolah tujuannya itu tak membutuhkan.
                                              
Demikian Mekanisme Pengangkatan Guru Terbaru dan Mekanisme Mutasi Guru Melalui SIM RASIO Kemdikbud

Sumber

Related Posts:

Aplikasi Rapor Online

ukg2016.com - Habib Ihza Alamsyah (15), siswa kelas X IPA 3 SMAN 1 Surabaya, mengembangkan aplikasi "pengisian raporku" yang dapat memudahkan guru dalam pengisian rapor online atau daring yang kerap dikeluhkan oleh para guru di Surabaya. [silahkan download rapor PUAD/TK otomatis]

"Aplikasi ini bisa memasukkan secara otomatis nilai ke dalam setiap kolom dalam rapor online," katanya di Surabaya, Senin (7/12).

Ia mengaku terinspirasi dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai guru. Dari hasil pengamatannya dalam waktu seminggu, ia berhasil membuat aplikasi dari pengembangan "Visual Basic". [Untuk rapor SD/MI silahkan klik disini]

"Program Visual Basic bisa memasukkan data Nilai Ujian Nasional (NUN) anak SMP se-Surabaya untuk dirangking, kemudian saya beritahu ayah saya untuk melihat program saya lalu dicoba untuk mengisi rapor online," ujarnya.

Menurut dia, guru hanya perlu membuat rekap nilai di microsoft excel, kemudian rekapan nilai itu disalin (copy) dan dimasukkan dalam kolom data program dan dijalankan.

Aplikasi ini memiliki beberapa poin yang harus diisi, mulai dari jumlah kolom, kolom ke data, dan kecepatan pengisian.

Aplikasi ini juga merupakan seri kedua yang menjadi penyempurna aplikasi sebelumnyayang dalam pemindahan data ke program tidak bisa hanya disalin, tetapi harus dipisahkan dengan tombol tab untuk setiap data nilai.

"Kalau yang baru ini sudah tinggal 'copy paste' saja, lebih mudah, kecepatan pengisian juga bisa diatur, sesuai dengan kecepatan akses internet," terangnya.

Orang tua Habib yang juga menjadi guru Kimia di SMAN 1 Surabaya, Ari Suprapto, menuturkan selama ini pengisian rapor online cukup lama karena harus satu per satu memilih angka dari rentang 0 hingga 4 di setiap kolom.

"Untuk satu siswa setidaknya ada 472 kolom yang harus diisi. Padahal, di jenjang SMA terdapat 14 mata pelajaran, lalu dalam penilaian akhir di setiap aspek, guru harus menulis kesimpulan capaian prestasi siswa yang setidaknya berisi satu paragraf," paparnya.

Dari aplikasi yang dibuat putranya ini, sekarang seluruh guru SMAN 1 Surabaya sudah bisa memanfaatkannya. Bahkan karena cepatnya akses komunikasi tiap guru, aplikasi ini sudah menyebar ke sejumlah sekolah lain.

"Sudah dikroscek ulang, data yang dimasukkan sama dengan data mentahan yang akan kami pindahkan. Kelebihannya lagi, program ini tidak perlu diinstal, mau ditaruh flashdisk juga tetap bisa digunakan," ujarnya.

Sumber : Antara

Related Posts:

Pengumuman Hasil PLPG terbaru

ukg2016.com - Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) merupakan salah satu jenis sertifikasi profesi guru. Guru dalam jabatan yang telah memenuhi persyaratan dapat mengikuti sertifikasi melalui: (1) Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (PSPL), (2) Portofolio (PF), (3) Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), atau (4) Pendidikan Profesi Guru (PPG). 

Adapun untuk PSPL dilakukan melalui verifikasi dokumen serta PF dilakukan melalui penilaian dan verifikasi terhadap kumpulan berkas yang mencerminkan kompetensi guru, mencakup komponen: kualifikasi akademik, pendidikan dan pelatihan, pengalaman mengajar, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, penilaian dari atasan dan pengawas, prestasi akademik, karya pengembangan profesi, keikutsertaan dalam forum ilmiah, pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial, dan penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. [lihat cara cek NRG secara online bagi guru yang sudah PLPG]

Sedangkan untuk Alur Sertifikasi Guru dalam Jabatan PLPG merupakan pola sertifikasi dalam bentuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Rayon LPTK untuk memasilitasi terpenuhinya standar kompetensi guru peserta sertifikasi. 

Beban belajar PLPG adalah 90 jam pembelajaran dengan waktu 10 hari dan dilaksanakan dalam bentuk perkuliahan dan workshop. PLPG menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) dengan meminimalkan ceramah. Perkuliahan dilaksanakan untuk penguatan materi bidang studi, model-model pembelajaran, dan karya ilmiah. Workshop dilaksanakan untuk mengembangkan dan mengemas perangkat pembelajaran serta menulis karya ilmiah. Pada akhir PLPG dilaksanakan uji kompetensi. 

[lihat juga, Pengumuman Hasil PLPG dan UTN tahun 2016-2017]

Peserta sertifikasi pola PLPG adalah guru yang bertugas sebagai guru kelas, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling atau konselor, serta guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memilih:
(a) sertifikasi pola PLPG; 
(b) pola PF yang berstatus tidak mencapai passing grade penilaian portofolio atau tidak lulus verifikasi portofolio (TLVPF), dan 
(c) PSPL yang berstatus tidak memenuhi persyaratan (TMP) tetapi lulus Uji Kompetensi Awal (UKA). 

Sertifikasi guru Pola PLPG dilakukan oleh Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Rayon LPTK Penyelenggara terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra.


Berikut kode-kode LPTK penyelenggara sergur / PLPG 2015 berikut alamat web yang bisa diakses, bisa saja alamat web yang dimaksud sudah tidak aktif lagi.

[cek juga, panggilan PLPG sergur terbaru]

Silakan klik linknya untuk info lanjutan terkait PLPG sergur :
  1. Rayon 101 UNSYIAH (Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh) sebelumnya beralamat di http://www.sertifikasiguru.unsyiah.ac.id/ [sampai berita ini diturunkan website tersebut tidak bisa diakses]
  2. Rayon 102 UNIMED (Universitas Negeri Medan) melalui Alamat website resmi http://plpg.unimed.ac.id/
  3. Rayon 103 UNIB (Universitas Bengkulu) melalui Alamat website resmi http://fkip.unib.ac.id/sertifikasi-guru/
  4. Rayon 104 UNSRI (Universitas Sriwijaya) melalui Alamat website resmi http://fkip.unsri.ac.id/
  5. Rayon 105 UNRI (Universitas Riau) melalui Alamat website resmi http://www.unri.ac.id/
  6. Rayon 106 UNP (Universitas Negeri Padang) melalui Alamat website resmi http://sertifikasi-guru.unp.ac.id/
  7. Rayon 107 UNILA (Universitas Lampung) melalui Alamat website resmi http://sertifikasi.fkip.unila.ac.id/
  8. Rayon 108 UNJA (Universitas Jambi) melalui Alamat website resmi  http://rayon108­unja.com/
  9. Rayon 109 UNJ (Universitas Negeri Jakarta) melalui Alamat website resmi http://asg.unj.ac.id/
  10. Rayon 110 UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) melalui Alamat website resmi http://sertifikasiguru-r10.org/
  11. Rayon 111 UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) melalui Alamat website resmi http://sertifikasiguru.uny.ac.id/
  12. Rayon 112 UNNES (Universitas Negeri Semarang) melalui Alamat website resmi http://lp3.unnes.ac.id/v2/
  13. Rayon 113 UNS (Universitas Sebelas Maret Surakarta) melalui Alamat website resmi http://sertifikasi.fkip.uns.ac.id/home
  14.  PLPG Rayon 114 UNESA (Universitas Negeri Surabaya) melalui Alamat website resmi  http://sg.unesa.ac.id/
  15. Rayon 115 UM (Universitas Negeri Malang) melalui Alamat website resmi  http://psg15.um.ac.id/
  16. Rayon 116 UNEJ (Universitas Negeri Jember) melalui Alamat website resmi  http://rayon116unej.wordpress.com/
  17. Rayon 117 UNLAM (Universitas Lambung Mangkurat) melalui Alamat website resmi http://ftk.iain-antasari.ac.id/
  18. Rayon 118 UNPAR (Universitas Palangkaraya) melalui Alamat website resmi http://upr.ac.id/
  19. Rayon 119 UNMUL (Universitas Mulawarman, Kaltim) melalui Alamat website resmi  http://unmul.ac.id/
  20.  Rayon 120 UNTAN (Universitas Tanjungpura, Pontianak) melalui Alamat website resmi  http://www.sergurayon20.net/
  21. Rayon 121 UNDIKSHA (Universitas Pendidikan Ganesha) melalui Alamat website resmi  http://www.undiksha.ac.id/
  22. Rayon 122 UNRAM (Universitas Mataram) melalui Alamat website resmi http://unram.ac.id/
  23. Rayon 123 UNDANA (Universitas Nusa Cendana, Kupang) melalui Alamat website resmi  http://www.undana.ac.id/
  24. Rayon 124 UNM (Universitas Negeri Makasar) melalui Alamat website resmi  http://sertifikasiguru.unm.ac.id/
  25. Rayon 125 UNTAD (Universitas Tandulako, Palu) melalui Alamat website resmi  http://rayon125.org/
  26. Rayon 126 UNHALU (Universitas Halupleo, Kendari) melalui Alamat website resmi  http://www.unhalu.ac.id/
  27. Rayon 127 UNIMA (Universitas Negeri Manado) melalui Alamat website resmi  http://www.unima.ac.id/
  28. Rayon 128 UNG (Universitas Negeri Gorontalo) melalui Alamat website resmi  http://www.ung.ac.id/
  29. Rayon 129 UNPATTI (Universitas Patimura, Ambon) melalui Alamat website resmi  http://www.unpatti.ac.id/
  30. Rayon 130 UNKHAIR (Universitas Khairun, Maluku Utara) melalui Alamat website resmi http://www.unkhair.ac.id/
  31. Rayon 131 UNCEN (Universitas Cenderawasih, Jayapura) melalui Alamat website resmi  http://uncen.ac.id/
  32. Rayon 132 UMN ALWASHILAH
  33. Rayon 133 HKBP NOMMENSEN, pada tahun sebelumnya dapat diakses melalui website http://www.nommensen-id.org/
  34. Rayon 134 UNPAS (universitas Pasundan, Bandung) tahun sebelumnya dapat diakses melalui website http://www.sergur34-unpas.org/
  35. Rayon 135 UNPAK (Universitas Pakuan, Bogor) melalui Alamat website resmi  http://unpak.ac.id/
  36. PLPG Rayon 136 UNSIL (Universitas Tasikmalaya) melalui Alamat website resmi  http://sergur.unsil.ac.id/
  37. Rayon 137 UHAMKA (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka) melalui Alamat website resmi http://rayon137.uhamka.ac.id/
  38. Rayon 138 USD (Universitas Sanata Dharma)
  39. Rayon 139 IKIP PGRI Dinas Pendidikan Kota Semarang melalui Alamat website resmi http://www.upgrismg.ac.id/sergu-2015/
  40. Rayon 140 UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) melalui Alamat website resmi  http://psgrayon140.org/
  41. Rayon 141 UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) melalui Alamat website resmi  http://psg41.ums.ac.id/
  42. Rayon 142 UNIPA (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya) melalui Alamat website resmi  http://sergur.unipasby.ac.id/
  43. Rayon 143 UNP-KEDIRI (Universitas Nusantara PGRI, Kediri) melalui Alamat website resmi http://rayon43.unpkediri.ac.id/
  44. Rayon 144 UMM (Universitas Muhamadiyah Malang), melalui Alamat website resmi http://psg44.umm.ac.id/home.php?lang=id
  45. Rayon 145 UB-TARAKAN (Universitas Borneo, Tarakan) melalui Alamat website resmi  http://psg.borneo.ac.id/
  46.  Rayon 146 UNISMUH (Universitas Muhammadiyah, Makassar) melalui alamat website resmi  http://fkip.unismuh.ac.id/category/sertifikasi_guru/

Diharapkan setelah mengikuti PLPG, para guru memperoleh pencerahan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial dalam rangka menjadi pendidik profesional.

Melalui laman berikut, anda dapat mengetahui seputar PLPG, diantaranya :

a. Cek Biodata PLPG
b. Cek Lokasi PLPG
c. Cek PLPG Kemenag/ Pencarian Lokasi PLPG bagi guru Kemenag
d. Cek Nilai PLPG
e. Cek Hasil Ujian Ulang 1
f. Cek Hasil Ujian Ulang 2

KETERANGAN PENILAIAN 
Penilaian terhadap setiap peserta menggunakan rumus berikut ini :
SAK = 0,25SUT + 0,30SUP + 0,25HW + 0,1SP + 0,1SS
SAK    :    Skor Akhir Kelulusan PLPG
SUT    :    Skor Ujian Tulis (Skor maks 100)
SUP    :    Skor Ujian Praktik Pembelajaran (skor maks 100)
HW    :    Skor Hasil Workshop (skor maks 100)
SP    :    Skor Partisipasi dalam teori dan praktik pembelajaran(skor maks 100)
SS    :    Skor teman sejawat (skor maks 100)

1.    Penilaian menggunakan acuan kriteria (PAP)
2.    Skor Ujian Tulis Nasional (SUTN) ≥42; dan
3.    Skor Ujian Tulis (SUT) ≥ 60;

SUT = 0,4SUTN + 0,6SUTL
SUTL = Skor Uji Tulis LPTK
4.    Skor Ujian Praktik (SUP) ≥ 65
5.    Skor Akhir Kelulusan (SAK) ≥ 65;

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan PLPG Kemendikbud Tahun 2015, silahkan klik disini untuk mengetahui DAFTAR PESERTA LULUS dan MENGULANG, SURAT PENGANTAR, dan lain-lain.

Related Posts:

Jadwal UKG Madrasah Kemenag 2015-2016

ukg2016.com - Mengutip surat edaran resmi dari Ditjen Pendais bernomor DJ .r/PP .00/ 42Bg/ 2015 tertanggal 30 November 2015 tentang Pelaksanaan Piloting Uji Komperensi Guru bagi Guru Madrusah Tahun 2015. Berikut kami informasikan tentang Jadwal UKG Madrasah Kemenag 2015-2016.

1. Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru PKG) bagi guru Madrasah tahun 2015 akan dilakukan oleh Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan bekerjasama dengan Ditjen Pendidikan Islam;

2. Calon peserta UKG bagi guru madrasah tahun 2015 adalah semua guru mapel umum (non PAI dan bahasa Arab) yang aktif terdaftar di SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama) dengan kriteria sebagai berikut:

  • Memiliki PegID atau NUPTK;
  • Bersatminkal pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta;
  • Tidak bertugas sebagai Kepala Madrasah atau Pengawas;
  • Pendidikan Terakhir mirumal D-IV/S-1;
  • Starus PNS maupun Non PNS;
  • Lulus maupun belum lulus sertifikasi.
3. Penetapan nama-nama calon peserta UKG Kemenag akan disampaikan melalui Keputusan Dirjen pendidikan Islam sebagai piloting di tahun 2015 sebanyak 72.849 orang; [untuk daftar nama selengkapnya lihat disini]

4. Penentuan lokasi Tempat Uji Kompetensi Guru (TUK Guru) ditetapkan sebagaimana terlampir
pada Surat Ditjen GTK Nomor 2431./81..1./PR/2015 tanggal 27 November 2015 dengan mempertimbangkan sarana juga letak geografis yang mudah dijangkau guru dan sesuai dengan persyaratan (telah diverifrkasi oleh LPMP);

5. Pemberitahuan kepada seluruh guru yang ditetapkan menjadi calon peserta UKG untuk aktif melakukan pengecekan identitas datanya melalui akses SIMPATIKA untuk mengetahui jadwal, lokasi, dan cetak karru peserta UKG secara mandiri;

6. Pelaksanaan UKG Madrasah Kemenag bersamaan dengan peserta UKG susulan dari Kemendikbud pada tanggal 11 s/ d 17 Desember 2015;

Demikian Jadwal UKG Madrasah Kemenag 2015-2016 dan TUK untuk UKG Madrasah kemenag 2015-2016

Related Posts:

Draft Kebijakan BOS SD/SMP/SMA/SMK tahun 2016

Juknis BOS 2016 - Dibawah ini kutipan dari draft kebijakan BOS Tahun 2016 [silahkan klik disini untuk mendownload JUKNIS BOS 2016]:

SASARAN PENERIMA DANA BOS 2016
Semua sekolah SD/SDLB, SMP/SMPLB/SMPT/Satap/SLB,baik negeri maupun swasta yang sudah terdata dalam sistem Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodikdasmen).
Khusus bagi sekolah swasta, juga harus memiliki izin operasional.

KEBIJAKAN SEKOLAH KECIL 2016
v  Sekolah di daerah khusus yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi*; atau
v  Satap, SLB, SDLB dan SMPLB; atau
v  Sekolah di daerah kumuh/pinggiran yang peserta didiknya tidak dapat tertampung di satuan pendidikan lain di sekitarnya;
v  Bagi sekolah swasta, minimal sudah memiliki izin operasional selama 3 tahun.
Catatan :
pengecualian kebijakan sekolah kecil antara lain :
v  Sekolah swasta dengan iuran mahal; atau
v  Sekolah swasta yang izin operasionalnya kurang dari 3 tahun; atau
v  Sekolah yang tidak diminati oleh masyarakat sekitar karena tidak berkembang; atau
v  Sekolah yang membatasi jumlah siswa untuk memperoleh kebijakan khusus BOS; atau
v  Sekolah swasta yang tidak bersedia menerima kebijakan alokasi minimal.

KETENTUAN PENERIMA BOS 2016
v  Semua sekolah negeri yang sudah terdata dalam Dapodikdasmen wajib menerima BOS;
v  Semua sekolah swasta yang sudah terdata dalam Dapodikdasmen dan sudah memiliki izin operasional (kecuali sekolah kecil minimal 3 tahun) berhak menerima BOS.  Sekolah berhak menolak dana BOS dengan persetujuan orang tua siswa, dan menjamin kelangsungan pendidikan siswa miskin;
v  Semua negeri dilarang melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa;
v  Sekolah swasta yang memungut iuran harus mengikuti Permendikbud No 44 Thn 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar;
v  Sekolah dapat menerima sumbangan yang bersifat sukarela dari masyarakat dan orang tua/wali siswa yang mampu;
v  Pemda harus mengendalikan dan mengawasi pungutan dan sumbangan yang diterima sekolah agar mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola secara transparan dan akuntabel;
v  Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai meresahkan masyarakat.

DASAR PENETAPAN ALOKASI SEMENTARA BOS 2016
Alokasi sementara untuk penyaluran awal ditetapkan dengan dasar berikut:
v  Triwulan 1 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal 1  Desember tahun sebelumnya;
v  Triwulan 2 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal 1 Maret;
v  Triwulan 3 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal  1 Juni;
v  Triwulan 4 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal 21 September.

DASAR PENETAPAN ALOKASI FINAL BOS 2016
Alokasi final untuk perhitungan lebih/kurang ditetapkan dengan dasar berikut:
v  Triwulan 1 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal 30  Januari;
v  Triwulan 2 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal  30 April;
v  Triwulan 3 dan triwulan 4 berdasarkan Dapodikdasmen tanggal 30 Oktober.

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DENGAN DANA BOS 2016
v  Prioritas utama adalah membeli buku teks pelajaran sesuai kurikulum yang digunakan sekolah, baik pembelian buku yang baru, mengganti yang rusak, dan membeli kekurangan agar tercukupi rasio satu siswa satu buku.  Buku teks yang dibeli adalah yang telah dinilai dan ditetapkan HET-nya oleh Kemdikbud;
v  Membeli buku pengayaan dan referensi untuk memenuhi SPM;
v  Langganan koran, majalah/publikasi berkala yang terkait pendidikan (offline/online);
v  Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan;
v  Peningkatan kompetensi pustakawan;
v  Pengembangan database perpustakaan;
v  Pemeliharaan perabot perpustakaan;
v  Pemeliharaan & pembelian AC perpustakaan;
v  Biaya untuk pengembangan perpustakaan minimal 5% dari anggaran operasi sekolah.

KEBIJAKAN PPDB 2016
v  Semua jenis pengeluaran dalam rangka PPDB;
v  Semua jenis pengeluaran dalam rangka pendataan Dapodikdasmen, yaitu:
Ø  Penggandaan formulir Dapodikdasmen;
Ø  Biaya pemasukan, validasi, update dan pengiriman data.  Yang dapat dibayarkan untuk kegiatan ini adalah:
   Bahan habis pakai (ATK);
   Sewa internet (warnet), upload data secara online tidak dapat dilakukan di sekolah;
Ø  Biaya transportasi, apabila upload data secara online tidak dapat dilakukan di sekolah;
Ø  Honor operator Dapodikdasmen.  Kebijakan pembayaran honor untuk petugas pendataan di sekolah adalah sebagai berikut:
Kegiatan pendataan Dapodikdasmen diusahakan untuk dikerjakan oleh tenaga administrasi yang ada di sekolah, sehingga sekolah tidak perlu menganggarkan biaya tambahan untuk pembayaran honor bulanan”.



   Catatan : Apabila tidak ada tenaga administrasi yang berkompeten, sekolah dapat menugaskan tenaga operator lepas (outsourcing) yang dibayar sesuai dengan waktu pekerjaan (tidak dibayarkan honor rutin bulanan);
    
   Standar honor operator Dapodikdasmen mengikuti standar biaya, atau ketentuan dan kewajaran yang berlaku di daerah sesuai dengan beban kerja;
v  Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan.

PEMBELAJARAN DAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MELALUI DANA BOS 2016
v  Membeli alat peraga IPA yang diperlukan sekolah untuk memenuhi SPM di tingkat SD;
v  Mendukung penyelenggaraan PAKEM di SD;
v  Mendukung penyelenggaraan Pembelajaran Kontekstual di SMP;
v  Pengembangan pendidikan karakter/ penumbuhan budi pekerti;
v  Pembelajaran remedial dan pengayaan;
v  Pemantapan persiapan ujian;
v  Olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka dan palang merah remaja;
v  Usaha Kesehatan Sekolah (UKS);
v  Pendidikan dan pengembangan sekolah sehat, aman, ramah anak dan menyenangkan;
v  Biaya lomba yang tidak dibiayai pemerintah/ pemda (termasuk untuk biaya pendaftaran, transportasi dan akomodasi);
v  Honor mengajar tambahan di luar jam/ kewajiban mengajar dan transportnya.

KEGIATAN ULANGAN DAN UJIAN
v  Biaya ulangan harian/tengah semester/akhir semester/kenaikan kelas dan ujian sekolah;
v  Komponen yang dapat dibayarkan adalah:
Ø  Fotocopy/penggandaan soal;
Ø  Fotocopy laporan hasil ujian untuk disampaikan kepada Kepala Sekolah, serta ke Dinas Pendidikan dan orang tua/wali;
Ø  Biaya transport pengawas ujian yang ditugaskan di luar sekolah tempat mengajar, dan tidak dibiayai Pemerintah/Pemda.

PENGEMBANGAN PROFESI GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
v  Kegiatan KKG/MGMP atau KKKS/MKKS.  Sekolah yang mendapat hibah/block grant pengembangan KKG/MGMP atau sejenisnya pada tahun anggaran yang sama hanya boleh menggunakan dana BOS untuk transport kegiatan bila tidak disediakan;
v  Menghadiri seminar peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan (biaya pendaftaran dan akomodasi apabila seminar diadakan di luar satuan pendidikan);
v  Mengadakan workshop peningkatan mutu. Biaya yang dapat dibayarkan adalah fotocopy, serta konsumsi peserta workshop yang diadakan di sekolah dan biaya nara sumber dari luar sekolah dengan mengikuti standar biaya umum (SBU) daerah;
catatan : Dana BOS tidak boleh digunakan untuk biaya kegiatan yang sama yang telah dibiayai oleh pemerintah/pemda.

LARANGAN PENGGUNAAN DANA BOS 2016
v  Membayar honorarium kepada guru dan tenaga kependidikan atas tugas/kegiatan yang sudah merupakan tugas pokok dan fungsi yang telah diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku, termasuk pembayaran honorarium bagi panitia untuk kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi tupoksi satuan pendidikan/guru.

 Demikian draft kebijakan BOS Tahun 2016

Sumber:

Related Posts: