Uji Kompetensi Guru (UKG) Madrasah tahun 2015 dilingkungan Kantor Kementerian Agama RI

ukg2016.com - Apa guru PAI di SD/SMP/SMA/SMK Negeri ikut UKG? Mengutip surat Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam (Dirjen Pendais) Kemenag RI bernomor DJ.I/HM.01/3319/2015 tertanggal 11 November 2015 tentang pelaksanaan Uji komputensi Guru (UKG) bagi Guru Madrasah ada beberapa informasi penting terkait UKG guru madrasah. Diantaranya bahwa bulan Desember ini akan diadakan Uji Kompetensi Guru. [download surat edaran UKG 2015 bagi Guru Madrasah]

surat edaran UKG 2015 dari Ditjen Pendais Kemenag RI

Adapun Peserta UKG guru Kemenag adalah Semua guru mapel umum (non PAI dan Bahasa Arab) yang masih aktif mengajar mata pelajaran (mapel) sesuai dengan studi sertifikasi dan /atau sesuai dengan kualifikasi akademiknya dan guru tersebut terdaftar melalui SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama). [download kisi-kisi resmi UKG Guru Madrasah]


Adapun untuk nama-nama peserta UKG 2015 guru Kemenag akan ditetapkan melalui keputusan Dirjen Pendidikan Islam sebagai piloting tahun 2015. [Download Bocoran Soal UKG Kemenag / UKG Guru Madrasah]


Untuk proses registrasi UKG bagi guru madrasah dapat anda lakukan melalui Aplikasi  SIMPATIKA mulai tanggal 26 November s.d. 4 Desember 2015.
[Untuk lebih jelasnya silahkan download Juknis UKG Guru Madrasah 2015]


Catatan : Penentuan peserta UKG guru kemenag / UKG guru madrasah dilakukan melalui sistem kuota sehingga nantinya tidak semua guru madrasah/ guru dilingkungan Kementerian Agama tidak semuanya mengikuti UKG tersebut. Namun demikian, pastikan diri anda telah mencetak Kartu Digital PTK Semester 1 tahun pelajaran 2015-2016 melalui Akun PTK Simpatika masing-masing, karena akan dijadikan sebagai dasar Pemetaan Pada UKG Guru Madrasah 2016/ UKG Guru kemenag 2016 pada tahun mendatang.


Demikian informasi terkait dengan Uji Kompetensi Guru (UKG) Madrasah tahun 2015 dilingkungan Kantor Kementerian Agama RI


Related Posts:

UKG Dinilai Dorong Guru Lebih Profesional

ukg2016.com - Praktisi Pendidikan dari Kabupaten Lebak Nusewanto mengatakan pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) yang dilaksanakan secara serentak selama dua pekan terakhir itu mendorong guru bekerja lebih profesional.

"Kami yakin UKG itu bisa meningkatkan keilmuan pedagodis bagi tenaga pendidik sebagai penghantar ilmu pengetahuan kepada peserta didik," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan di Kabupaten Lebak, Sabtu (28/11).

Selama ini, komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan cukup tinggi, termasuk pelaksanaan UKG. Peningkatan mutu pendidikan itu tentu diawali dengan guru harus memiliki kompetensi, sehingga menghasilkan anak-anak didik yang cerdas juga memiliki akhlak yang baik.

Karena itu, UKG diharapkan dapat melahirkan kualitas tenaga pendidik yang menguasai keilmuan, kedisiplinan bekerja juga memiliki rekam jejak. "Kami optimistis jika guru sudah memiliki kompetensi maka pendidikan di tanah air akan menjadi lebih baik," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan UKG, selain dijadikan pemetaan kualitas guru juga mendorong peningkatan mutu pendidikan. Apabila, gurunya tidak profesional tentu hasilnya tidak berkualitas mencetak pendidikan yang baik.

"Karenanya, semua guru harus memiliki kompetensi dan bertanggung jawab sebagai agen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya.

Ia mengatakan, bagi guru yang lulus UKG dengan nilai skor 5,5 ke atas maka mereka layak sebagai tenaga pengajar profesional.

Namun, sebaliknya jika guru tersebut tidak lulus atau tidak memenuhi standar, pihaknya terus dioptimalkan pelatihan-pelatihan maupun workshop kependidikan sehingga mereka benar-benar memenuhi standar.

"Kami berharap UKG ini dapat meningkatkan profesionalitas guru sebagai ujung tombak mencetak anak bangsa," katanya.

Demikian tentang UKG Dinilai Dorong Guru Lebih Profesional


Related Posts:

Inilah rekapitulasi Nilai UKG 2015 untuk Guru PAUD/TK, SD dan SMP

UKG2016.com - Pelaksanaan UKG 2015 bagi guru PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan SMK berakhir hari ini, di dalam benak seorang guru pasti ingin segera melihat publikasi rekapitulasi hasil UKG.

Mungkin saja ada yang bertanya, Kapan Nilai UKG 2015 dipublikasikan? Dimana bisa lihat hasil rekapitulasi Nilai UKG 2015? Apakah nilai UKG 2015 diumumkan secara online? dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan publikasi nilai UKG 2015 dan pengumuman nilai UKG 2015. [untuk guru Kemenag, klik disini]

Di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), ada fakta menarik seputar hasil UKG 2015.  pasalnya, nilai UKG 2015 para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/ Taman Kanak-kanak di Sulsel, lebih baik dibandingkan dengan Nilai UKG 2015 para guru pendidikan dasar (SD dan SMP).

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Salam Soba mengatakan, Itu nilai UKG 2015 guru PAUD rata-rata 70, sedangkan nilai rata-rata guru SD dan SMP malah dapat 40-an,” katanya yang ukg2016.com kutip dari kemdikbud.go.id

Dikatakannya, salah satu faktor adanya kesenjangan perbedaan hasil UKG 2015 tersebut, karena para guru PAUD di Sulsel banyak yang berusia muda, sehingga lebih kreatif dan tanggap terhadap penggunaan komputer. 

“Sedangkan guru SD/SMP di Sulsel tergolong kurang motivasi untuk mengikuti pelatihan dan UKG itu sendiri,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud E. Nurzaman mengungkapkan, nilai UKG 2015 dari masing-masing guru dapat menggambarkan 2 (dua) kemampuan guru, yaitu kemampuan pedagogik, dan profesional. 

“Kategorinya itu bisa saja nilainya 80 belum tentu bagus dua-duanya, bisa saja pedagoginya bagus 80, sedangkan kemampuan profesionalnya kurang,” jelasnya.

Nurzaman mengungkapkan hasil UKG 2015, akan diformulasikan untuk analisis kebutuhan diklat. Misalnya seberapa tinggi atau rendah penguasaan kompetensi seorang guru sehingga ada pemetaan. Kemudian, peta kemampuan tadi dianalisis untuk dijadikan sebagai dasar dalam program peningkatan kemampuan guru.

UKG merupakan alat pemetaan bagi kompetensi guru. Sebanyak 2.949.122 guru mengikuti UKG 2015, dari total sejumlah 3.015.315 guru dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini s.d. Sekolah Menengah Kejuruan. 

Naskah soal yang diujikan sebanyak 200 paket soal dengan 200 mata pelajaran. Pelaksanaan nya, guru mengerjakan satu mata pelajaran sesuai dengan sertifikat profesinya atau mata pelajaran yang diampunya, dengan mengerjakan sebanyak 60-120 soal selama 120 menit.

Demikian rekapitulasi Nilai UKG 2015 untuk Guru PAUD/TK, SD dan SMP

Related Posts:

UKG Susulan mulai tanggal 11-14 Desember 2015

ukg2016.com - Hari ini tepatnya tanggal 27 November 2015, merupakan batas akhir pelaksanaan  Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015. Hal tersebut sesuai dengan pengumuman awal bahwa pelaksanaan UKG 2015 itu mulai tanggal 9 Nopember - 27 Nopember 2015.

Nah, bagi anda yang belum berkesempatan mengikuti UKG 2015, tidak usah berkecil hati pasalnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bakal menyelenggarakan UKG susulan yang rencananya akan digelar pada tanggal 11 Desember s.d. 14 Desember mendatang.

Bagi yang ingin mengikuti UKG susulan dapat mendaftarkan diri dan melakukan verifikasi ulang ke dinas pendidikan di daerahnya masing-masing. Verifikasi yang dilakukan harus valid, agar tidak terulang lagi kesalahan verifikasi, seperti adanya perbedaan antara mata pelajaran yang diampu guru dengan yang keluar saat uji kompetensi, atau mata pelajarannya benar, namun jenjang pendidikan pada soal yang keluar di UKG berbeda.

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Tagor Alamsyah mengatakan, “Guru yang sudah sertifikasi, mata pelajarannya sesuai dengan sertifikasinya itu. Sedangkan guru yang belum sertifikasi bisa memilih mata pelajaran dalam UKG, sesuai yang diampu atau yang diajarkannya di kelas,” katanya yang UKG2016.com kutip dari Kemdikbud.go.id (27/11).

Hingga kemarin, (26/11/2016), ada 2.360.388 guru yang sudah mengikuti uji kompetensi. 

“Itu berarti sudah 91 persen. Sisanya ada 226.885 guru yang akan mengerjakan uji kompetensi sampai nanti jadwal selesai, yaitu 27 November,” tambahnya.

Related Posts:

Download Juknis BOS 2016 (SD/MI,SMP/MTs, SMA/SMK)

Juknis BOS 2016 - Saat ini sudah memasuki masa akhir tahun anggaran 2015, tidak butuh waktu lama lagi para pengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan memasuki tahun anggaran 2016. [silahkan download Aplikasi EDS lengkap 2016]

Lalu kebijakan baru apa saja pada pengelolaan dana BOS SD/SMP, SMA, dan SMK tahun 2016? [silahkan lihat draft kebijakan BOS 2016atau dengan kata lain kebijakan/ hal-hal yang berbeda dari tahun 2015.

[silahkan lihat juga, mulai tahun 2016 semua guru dan tenaga kependidikan (GTK) wajib memiliki e-mail dan harus dimasukan ke dapodik, baca panduannya disini]

Perlu diingat kembali bahwa pada petunjuk dan teknis (Juknis) BOS 2015 lalu, para instansi pendidikan dapat menggunakan dana BOS untuk pembelian Laptop sebanyak 1 unit untuk menfasilitasi pekerjaan operator sekolah (OPS) dalam melakukan update pengiriman data dapodik. Selain pembelian laptop juga adanya kebijakan honorarium operator Sekolah (OPS) yang boleh didanai oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2015. [Silahkan download Contoh RKAS 2016]

Lalu bagaimana dengan Juknis BOS 2016? Mengutip surat undangan Ditjen Dikdasmen bernomor 2918/D3/KP/2015 tertanggal 9 Nopember 2015 tentang Undangan Sosialisasi Kebijakan BOS tahun 2016, disitu dijelaskan bahwa Dalam rangka persiapan pelaksanaan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2016, maka Ditjen Dikdasmen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  akan mengundang TIM Manajemen BOS Provinsi dan Staf BPKD/DPKAD Provinsi yang menangani BOS untuk mengadakan Sosialisasi Kebijakan Dana Bantuan Operasional BOS 2016.


Silahkan lihat Permendikbud No. 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggung Jawaban BOS 

Nantinya apabila juknis BOS 2016 untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK telah resmi dikeluarkan oleh Kemendikbud, bisa anda download pada link di bawah ini :

Download Juknis BOS 2016 SD

Download Juknis BOS 2016 untuk Madrasah

Download Juknis BOS 2016 SMP

Download Juknis BOS 2016 SMA

Download Juknis BOS 2016 SMK

Update:
Permendikbud Nomor 16 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permendikbud Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun 2016

Demikian informasi mengenai Juknis BOS 2016 untuk SD/MI,SMP/MTs, SMA/SMK

Related Posts:

Soal UAS Matematika SD Kelas 4 (semester 1) tahun 2016

ukg2016.com - Sekitar Bulan Desember, para siswa/ peserta didik mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK akan melangsungkan kegiatan evaluasi akhir khususnya evaluasi akhir semester 1/ gasal. 

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, kami mencoba memberikan contoh soal Ulangan Akhir Semester (UAS) khususnya tingkat Sekolah Dasar, Baik itu Soal UAS Bahasa Indonesia, UAS Matematika SD, UAS IPA SD, UAS IPS SD, UAS PKn SD, UAS PAI SD, UAS Bahasa Inggris, UAS Bahasa Jawa, UAS Bahasa Sunda, UAS mapel TIK SD dan UAS Muatan Lokal lainnya.

Pada laman ini akan disampaikan latihan UAS Matematika SD Kelas 4 SD Semester 1 tahun pelajaran 2015-2016 secara online, yang nantinya pada akhir soal online untuk contoh soal UAS Matematika SD Kelas 4 semester 1 versi offlinenya bisa didownload dalam format word dokumen (.doc / .docx)


Soal UAS Matematika Online
Untuk Kelas IV/4 (Empat) Sekolah Dasar (SD)
Semester 1 /gasal
Tahun Pelajaran 2015-2016



Petunjuk Latihan Soal
a) Untuk mendownload soal UAS Matematika Semester 1 Kelas 4 SD, jika soal online ini mendapat paling sedikit 7 poin;
c) Klik tombol lingkaran didepan jawaban yang dianggap benar;
d) Untuk melihat kunci jawaban dan pembahasannya, silahkan klik tombol pembahasan soal;

-->
*** selamat mencoba***

1. Penjumlahan 256 + 512 hasilnya sama dengan . . . .  
256 – 512
256 × 512  
512 + 256  
512 : 256
Silahkan tunggu sebentar untuk penjelasannya! silahkan klik tombol diatas (segitiga berkedip) untuk melanjutkan pembahasan soal
2. 100 × 45 × 4 = . . . .  
900  
1.800  
18.000  
180.000
Jawabannya 18.000 Silahkan tunggu sebentar untuk penjelasannya! silahkan klik tombol diatas (segitiga berkedip) untuk melanjutkan pembahasan soal
3. 47 x 99 = (47 x n) - (47 x 1), nilai n =....   
  5   
  10   
  50   
  100
Jawabannya n = 100 Untuk pembahasannya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini!
4. Bilangan tiga ribu dua puluh dua dilambangkan . . . .   
  3.000   
  3.022   
  3.202   
  3.220
Jawabannya 3.022
5. Urutkan bilangan-bilangan 4.998, 5.235, 6.981, 4.564 dari yang terkecil....  
4.998, 5.235, 6.981, 4.564   
4.564, 4.998, 5.235, 6.981   
4.998, 6.981, 4.564, 5.235   
5.235, 6.981, 4.564, 4.998
Jawabannya 4.564, 4.998, 5.235, 6.981 Dapat kita bandingkan bahwa: 4.564 < 4.998 < 5.235 < 6.981 Jadi, urutan bilangan tersebut adalah 4.564, 4.998, 5.235, 6.981
6. Bejo mempunyai 4 kaleng permen pemberian paman. Setelah dibuka satu kaleng ternyata berisi 21 permen. Menurut Paman, semua kaleng isinya sama. Berapa banyaknya permen Bejo pemberian paman?  
40   
44   
80   
84
Jawabannya 84 Untuk pembahasannya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini!
7. 456 + 167 – 308 =....  
315  
456  
512  
556
Jawabannya 315 (karena operasi hitung diatas setingkat/ senilai, maka urutan pengerjaannya mulai dari kiri). Untuk pembahasannya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini!
8. 695 – 500 + 75 = ....  
120   
220   
170   
270
Jawabannya 270 (karena operasi hitung diatas setingkat/ senilai, maka urutan pengerjaannya mulai dari kiri). Untuk pembahasannya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini!
9. 187 + 39 : 3 = ....  
50   
100   
200   
250
Jawabannya 200 (Operasi hitung perkalian dan pembagian berasal dari penjumlahan dan pengurangan yang berulang, maka mempunyai tingkatan yang lebih tinggi. Sehingga operasi hitung perkalian dan pembagian harus didahulukan daripada penjumlahan dan pengurangan). Untuk pembahasannya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini!
10. Taksirlah hasil operasi hitung 1.650 + 73.150 = ....  
74.000   
75.000   
76.000   
77.000
Jawabannya adalah 75.000 Berikut penyelesaiannya: 1.650 dibulatkan menjadi 2.000 73.150 dibulatkan menjadi 73.000 Jadi, taksiran 1.650 + 72.150 adalah 2.000 + 73.000 = 75.000

Related Posts:

Kumpulan Soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Kelas 6 SD/MI Smt 1 TP 2015-2016

ukg2016.com - Sebentar lagi Instansi Pendidikan mulai dari KB PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK akan memasuki akhir semester 1 (satu) tahun pelajaran 2015-2016.
File hasil download kumpulan soal UAS kelas 6 SD/MI semester 1 tahun pelajaran 2015-2016

Berkenaan dengan hal tersebut maka kami berikan contoh Kumpulan Soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Kelas 6 SD/MI Smt 1 TP 2015-2016 dalam bentuk format .rar file / .zip yang didalamnya berisi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Langsung saja bagi anda yang membutuhkannya silahkan di unduh melalui link di bawah ini :



Demikian Kumpulan Soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Kelas 6 SD/MI Smt 1 TP 2015-2016

Silahkan download juga latihan Ulangan  Akhir Semester (1) untuk kelas 1,2,3,4,5 semua mata pelajaran

Related Posts:

Download Program Kerja (Proker) KKG/MGMP

ukg2016.com - Tak bisa dipungkiri lagi bahwa peranan KKG/MGMP merupakan suatu kegiatan yang teramat penting bagi seorang guru. Selain mendapat beberapa peningkatan kualifikasi guru melalui kegiatan tersebut, juga ada keuntungan lain dengan mengikuti KKG/MGMP salah satunya kita bisa memperoleh angka kredit dari kegiatan itu. Seperti telah kami jelaskan sebelumnya bahwa Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan salah satu kegiatan kolektif guru.

Lalu Apa itu KKG? Apa Itu MGMP? Kegiatan KKG/MGMP merupakan salah satu kegiatan wajib bagi semua Guru pada setiap jenjang jabatan sebagaimana hal tersebut telah diatur dalam rambu-rambu penyelanggaraan KKG/MGMP, dalam satu tahun guru diwajibkan mengikuti KKG/MGMP paling sedikit 12 kali (yang bisa diartikan bahwa keikutpesertaan KKG/MGMP setiap bulannya ada 1 kali pertemuan) dalam beberapa paket kegiatan. Setiap 1 (satu) paket kegiatan paling sedikit memerlukan 3 kali pertemuan. Baca selengkapnya disini.

Nah, berikut ini kami lampirkan contoh Proker KKG/MGMP format word dokumen yang bisa anda edit melalui link di bawah ini :

Download Proker KKG/MGMP terbaru.doc

Demikian Download Program Kerja (Proker) KKG/MGMP


Related Posts:

Kumpulan Soal UAS Semester 1 SD (Kurikulum 2013)

ukg2016.com - Pada kesempatan ini kami mencoba reshare mengenai Kumpulan Soal Ulangan Akhir Semester 1 untuk kelas 1,2,3,4,5, dan 6 dengan menggunakan kurikulum 2013 (Kurtilas/K13). Soal ulangan ini mecakup semua tema yang terdapat dalam semester 1 ini (Mulai dari Tema 1, Tema 2, Tema 3, Tema 4, dan Tema 5).

Nah, langsung saja unduh soal UAS Semester 1 dengan kurtilas untuk kelas 5 Sekolah Dasar (SD), melalui link di bawah ini :
Download Kumpulan Soal Ulangan Akhir Semester 1 Kelas 5 SD (dengan kurikulum 2013).pdf
kumpulan soal UAS Semester 1 Kurikulum 2013

Untuk Selain kelas 5 SD, silahkan anda download disini

Demikian Kumpulan Soal UAS Semester 1 SD (Kurikulum 2013)

Related Posts:

AT-UN, Aplikasi Try Out Ujian Nasional kemdikbud.go.id

ukg2016.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah meluncurkan aplikasi Try out/ Latihan Ujian Nasional  (UN) secara online melalui aplikasi yang di beri nama at-un (dengan alamat aksesnya di http://atun.m-edukasi.kemdikbud.go.id/.

Nah bagi anda yang mempunyai anak usia SD/SMP/SMA/SMK silahkan akses aplikasi tryout UN Kemdikbud ini. Berikut salah satu tampilan pada aplikasi at-un :
salah satu menu pilih mata pelajaran pada aplikasi at-un Kemdikbud
Silahkan klik disini untuk memulai mengerjakan try out UN

Demikian informasi tentang Aplikasi Try Out Ujian Nasional kemdikbud.go.id semoga bisa menambah pengetahuan dan bekal bagi siswa dalam menghadapi UN 2016

Related Posts:

Terlalu Cepat Belajar Berhitung, Bisa Rusak Tatanan Otak Anak

ukg2016.com - Orang tua yang ingin mengajarkan anaknya baca, tulis dan berhitung (calistung) sejak dini sebaiknya harus berpikir ulang karena ternyata, menurut para ahli, hal itu dapat merusak tatanan otak anak. Pakar tumbuh kembang anak dari Universitas Airlangga DR Dr Ahmad Suryawan SpA(K) mengingatkan para orang tua untuk tidak mengajarkan calistung sebelum sang anak masuk ke Sekolah Dasar (SD) atau berumur tujuh tahun.
                                                              
Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, mengatakan "Mengajarkan anak calistung sebelum waktunya dapat merusak tatanan otak anak, dalam artian anak dalam mengerjakan sesuatu tidak runtut atau selaras," katanya yang UKG2016.com kutip dari republika.co.id (22/11).

Ditambahkannya, seharusnya anak yang berumur di bawah 7 (tujuh) tahun bisa membentuk garis lurus, menggaris, membentuk gambar bangun sederhana dan sebagainya. Sayangnya, pada masyarakat modern saat ini, anak belum tentu bisa menggambar garis lurus malah belajar menghitung.

"Anak memang bisa pintar karena bisa calistung sejak dini, tapi perilakunya tidak runtut dalam menyelesaikan suatu persoalan. Hal itu karena sirkuit di otaknya tidak 'by order'. Anak tidak mengerti urutan," tambahnya.

Juga terdapat 2 (dua) kemungkinan bagi anak yang sudah dikenalkan calistung sejak dini :
Pertama, bisa calistung karena mengerti caranya, dan 
Kedua, anak tersebut bisa karena menghapalkan caranya. 

Salah kaprah pandangan orang tua saat ini disebabkan oleh cara menilai prestasi anak dari hal yang berbau matematika atau akademik dan melupakan prestasi non akademik. 

"Calistung boleh dikenalkan pada anak usia PAUD, tapi tidak boleh jadi evaluasi prestasi," pungkasnya.

Demikian informasi seputar pendidikan anak usia dini terkait judul Terlalu Cepat Belajar Berhitung, Bisa Rusak Tatanan Otak Anak

Related Posts:

Format EDS 2016 untuk Sekolah Dasar

http://www.ukg2016.com/
Tampilan Aplikasi EDS 2016 versi excel (.xls/.xlsx)
ukg2015.com - Ada 8 Standar yang perlu diperhatikan dalam penyusan EDS (Evaluasi diri sekolah) diantaranya Standar Kompetensi Kelulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian. 

Adapun tujuan dari EDS itu sendiri (seperti dilansir disdikbud.sultengprov.go.id)  adalah untuk mengetahui kelebihan atau kekurangan sekolah, merupakan salah satu langkah yang baik dalam peningkatan mutu sekolah. Dengan melakukan evaluasi diri (evadir) maka dapat dipahami bersama oleh segenap warga sekolah akan segala kelebihan dan kelemahan sekolahnya, sehingga langkah-langkah perbaikan dan titik fokus pengembangan sekolah dapat dilakukan dengan tepat. Karena itu evadir dapat menghemat waktu pencapaian tingkat mutu sekolah yang dikehendaki. Kegiatan evadir sekolah dapat dikaitkan atau diikuti oleh evaluasi eksternal, namun hal ini tidaklah menjadi keharusan, artinya evaluasi diri sekolah lebih baik diinternalisasikan sebagai bagian dari budaya peningkatan mutu sekolah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Data yang diperlukan untuk melakukan evaluasi diri sekolah tidak semuanya kuantitaif (dapat diskorkan) dan tertampung dalam instrumen EDS ini. Oleh karena itu, selain mengisi instrumen EDS ini, responden juga dapat menuliskan atau mendeskripsikan secara naratif dan lebih rinci tentang kondisi sekolah yang belum tercakup secara eksplisit dalam instrumen ini. Bahkan, responden disarankan untuk melakukan cek dan recek sebelum mengisi instrumen ini agar diperoleh data yang valid, terpercaya, dan menyeluruh tentang sekolah sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan sekolah secara berkelanjutan.
Istrumen EDS terdiri dari data umum, instrument induk dan angket, guru, siswa dan komite sekolah, dengan memakai format yang menekankan pada perolehan tahapan setiap standar, yakni 1, belum memenuhi SPM, hampir memenuhi SPM, Sekolah telah melampaui SPM. Semua data yang diperoleh dengan cara mengumpulkan data tentang kondisi sekolah saat ini untuk dijadikan dasar penyusunan program menuju tercapainya kondisi lembaga yang dicita-citakan. Data yang diperoleh dari evaluasi diri hendaknya diperoleh dari semua pihak, baik data kualitatif maupun kuantitatif sehingga diperoleh informasi yang komprehensip. Data evaluai diri dikumpulkan dengan cara meminta responden untuk mengisi instrumen evaluasi diri.
Instrumen evaluasi diri ini digunakan untuk mengungkap kelebihan dan kekurangan sekolah bila dibandingkan dengan delapan standar nasional pendidikan seperti telah dijelaskan diatas.
Responden yang mengisi instrumen ini adalah kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa. 

Di satu sekolah jumlah responden yang dibutuhkan, untuk kepala sekolah, satu orang, (2) untuk guru, minimum sama dengan jumlah mata pelajaran yang ada di sekolah itu dan maksimum 30 guru, (3) untuk siswa minimum 30 dan maksimum 60 siswa. Hal yang harus diperhatikan adalah, siswa yang menjadi responden harus siswa yang mengikuti mata pelajaran atau guru yang dinilai/diberi masukan. Selain itu, di sekolah juga ada Tim Pengembang Sekolah (TPS) yang bertugas memasukkan atau meng-entry data dari responden ke program excel EDS atau instrumen elektronik EDS.

Hasil EDS inilah yang dianalislis akan tergambar semua situasi sekolah, sehingga baik sekolah maupun pengawas Pembina dapat menjadi acuan untuk membuat program peningkatan mutu sekolah binaannya. 
Setelah semua data EDS terkumpul maka dalam menjalankan program kepengawasan pada semua hasil pemantauan dari pengawas Pembina kemudian dianalisis dengan cara, membuat tabulasi data/ hasil penilaian dan atau pemantauan sumber daya pendidikan, menghitung besaran data sesuai dengan unsur-unsur pengawasan, 
Menafsirkan hasil perhitungan data baik melalui EDS maupun berdasarkan kriteria penilaian/pemantauan, membuat laporan hasil pengolahan data. Bagian terahir program dan hasil kepengawasan adalah mengevaluasi hasil-hasil pengawasan dari sekolah binaannya seperti hasil-hasil penilaian, hasil-hasil pemantauan dan hasil-hasil pembinaan, dan hasil EDS yang telah diselesaikan dan pada EDS tahun berikutnya.
Setelah diperoleh hasil maka dibuat pelaporan hasil EDS dan kegiatan pengawasan seperti menyusun laporan hasil pengawasan setiap sekolah, dengan menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan untuk bahan pengawasan berikutnya yang diperoleh dari hasil-hasil penilaian, hasil-hasil pemantauan hasil-hasil pembinaan. Semua hasil pemantauan dan tugas pokok yang pertama merujuk pada supervisi atau pengawasan manajerial, sedangkan tugas pokok yang kedua merujuk pada supervisi atau pengawasan akademik. Pengawasan manajerial pada dasarnya memberikan pembinaan, penilaian dan bantuan/bimbingan mulai dari rencana program, proses, sampai dengan hasil. Bimbingan dan bantuan diberikan kepada kepala sekolah dan seluruh staf sekolah dalam pengelolaan sekolah atau penyelenggaraan pendidikan di sekolah untuk meningkatkan kinerja sekolah. Pengawasan akademik berkaitan dengan membina dan membantu guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran/bimbingan dan kualitas hasil belajar siswa.
Pengembangan suatu sekolah tergantung bagaimana pembinaan para pengawas dilapangan, hasil EDS setiap sekolah adalah data yang paling akurat dalam membuat program kepengawasan dan sekolah, untuk itu sebaiknya program pengawas harus memasukan hasil EDS dalam program kerja , sehingga dapat mengetahui perkembangan sekolah karena yang diprogramkan melalui EDS dimana hasil terendah yang akan menjadi acuan program tahun itu , dan pada tahun berikutnya akan diketahui peningkatannya , dengan melibatkan semua unsur dan hasil EDS yang menjadi program pengawasan dan sekolah akan tercapai yaitu menjadikan pendidikan kita meningkat sesuai arah dan tujuan yang ada pada pemetaan mutu pendidikan yang berdasarkan EDS tersebut.
Nah, Bagi anda yang membutuhkan format EDS 2016, silahkan klik link di bawah ini:


Bagikan melalui Facebook / Twitter / Google Plus untuk melihat Link Download



jika anda tidak memiliki FB/Twitter/google plus, silahkan download melalui link lternatif berikut ini
Demikian Format EDS 2016-2017 untuk Sekolah Dasar


Related Posts:

e-kinerja dan e-dupak siap diluncurkan

ukg2016.com - Badan Kepegawaian Negara telah menyiapkan beberapa aplikasi penting bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) diantaranya Ekinerja dan Edupak.

Aplikasi e-Kinerja BKN
Pemberian apresiasi dan pengakuan atas kinerja pegawai menjadi perhatian BKN dalam mewujudkan pelaksanaan merit system melalui e-kinerja. Diharapkan, dengan adanya aplikasi e-kinerja, ada kepastian bagi para pegawai yang menunjukkan kinerja baik dengan mendapatkan apresiasi yang baik pula. Demikian juga sebaliknya, bagi pegawai dengan kinerja buruk mendapatkan imbalan sesuai dengan apa yang ia lakukan.

Aplikasi e-dupak BKN
Penerapan sistem Aplikasi Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Kepegawaian (e-DUPAK), berguna sebagai media dalam pengawasan dan pengendalian administrasi analis kepegawaian di BKN. Sistem ini juga dapat menyediakan database jabatan fungsional kepegawaian yang up to date. Dengan demikian, dapat meminimalisasi sistem birokrasi dan terciptanya peningkatan standardisasi proses.

Di samping itu, sistem aplikasi ini dapat meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional kepegawaian dalam penyampaian usul penetapan angka kredit dan mempercepat proses usul DUPAK. Kemudahan-kemudahan tersebut membuat mengurangi tindakan menyimpang sehingga tata laksana pemerintahan diterapkan dengan baik (good governance dan good government)

Related Posts:

Perlunya Menumbuhkan Suasana Pembelajaran yang Merdeka

ukg2016.com - Untuk mewujudkan suasana kelas yang nyaman, menyenangkan dan membuat murid/ peserta didik semangat dalam mengikuti pembelajaran di sekolah para guru berusaha menerapkan berbagai metode/ cara.

Pada Kesempatan ini, kami mengutip pernyataan Mendikbud, Anies Baswedan yang dilansir pada laman resmi keneterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud.go.id) yaitu tentang Perlunya Menumbuhkan Suasana Pembelajaran yang Merdeka.

Mendikbud mengimbau para GTK untuk menumbuhkan suasana pembelajaran yang merdeka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, mengatakan "Mari kita tumbuhkan suasana pembelajaran yang merdeka. Bagian kami di Kemendikbud yang mengatur juknisnya. Bapak dan Ibu (guru) yang membangun semangatnya," katanya.

Dijelaskannya, merdeka memiliki makna yang berbeda dengan bebas. Dalam kata "merdeka", kata Mendikbud, terdapat nuansa tanggung jawab. Kemerdekaan dalam pembelajaran atau dunia pendidikan itu bertujuan untuk menciptakan ruang bagi peserta didik maupun guru untuk berkreasi dan berprestasi, sehingga dapat mendorong munculnya terobosan dan inovasi.

Demikian informasi terkait dengan Perlunya Menumbuhkan Suasana Pembelajaran yang Merdeka

Related Posts:

Latihan Soal UKG untuk Guru SMK (Semua Mapel)

ukg2016.com - Mulai tahun 2015 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Perlu anda ketahui, pada laman berikut ini semata-mata hanya bertujuan sebagai sarana belajar bersama dan prediksi seputar UKG untuk Guru SMK (semua mapel). Bukan membahas tentang Bocoran Soal UKG  (Bocoran Soal UKG SD, Bocoran Soal UKG SMP, Bocoran Soal UKG SMA, dan Bocoran Soal UKG SMK)

Latihan Soal UKG untuk Guru SMK (semua mapel) ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru Sekolah Menengah Kejuruan yang nantinya bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG untuk untuk Guru SMK (semua mapel) dengan kunci jawaban dan pembahasan soal.

Materi latihan soal ukg, yang nantinya akan kami publish menunggu kisi-kisi resmi UKG dari kemdikbud

Related Posts:

Soal UKG untuk Guru SMA (Semua Mapel)

ukg2016.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Latihan Soal UKG untuk Guru SMA (semua mapel) ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG  untuk Guru Sekolah Menengah Atas yang nantinya bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG untuk untuk Guru SMA (semua mapel) dengan kunci jawaban dan pembahasan soal.

Materi latihan soal ukg, yang nantinya akan kami publish menunggu kisi-kisi resmi UKG dari kemdikbud

Related Posts:

Latihan Soal UKG untuk Guru SMP (Semua Mapel)

ukg2016.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Latihan Soal UKG untuk guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7,8,9 ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru Sekolah Menegah Pertama yang nantinya bisa anda download pada link berikut ini.

Demikian Soal UKG untuk SMP dengan kunci jawaban dan pembahasan soal

Materi latihan soal ukg, yang nantinya akan kami publish menunggu kisi-kisi resmi UKG dari kemdikbud

Related Posts:

Soal UKG PAUD/TK

ukg2016.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Latihan Soal UKG untuk guru PAUD/TK ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru PAUD/TK yang bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG untuk Guru PAUD/TK dengan kunci jawaban dan pembahasan soal

Materi latihan soal ukg, yang nantinya akan kami publish menunggu kisi-kisi resmi UKG dari kemdikbud

Related Posts:

Soal UKG untuk Guru Penjasorkes SD

ukg2016.com - Mulai tahun 2015 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Latihan Soal UKG untuk guru Sekolah Dasar (SD) mapel Penjasorkes ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru Sekolah Dasar yang bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG Penjasorkes SD dengan kunci jawaban dan pembahasan soal.

Materi latihan soal ukg, yang nantinya akan kami publish menunggu kisi-kisi resmi UKG dari kemdikbud

Related Posts:

Soal UKG untuk Kelas 4,5,6 SD (Kelas Tinggi)

ukg2016.com - Mulai tahun 2015 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

[lihat juga, Kisi-Kisi UKG Guru Pembelajar Kelas Tinggi/Atas SD Tahun 2016]

Latihan Soal UKG untuk guru Sekolah Dasar (SD) kelas 4,5,6 (kelas tinggi/kelas lanjut) ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru Sekolah Dasar yang bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG untuk Kelas 4,5,6 SD (Kelas Tinggi) dengan kunci jawaban dan pembahasan soal

Soal Siap UKG SD Kelas Tinggi Paket 1
Soal Siap UKG SD Kelas Tinggi Paket 2
Soal Siap UKG SD Kelas Tinggi Paket 3

Nah, bagi anda Guru Kelas 1,2,3 silahkan dilihat Kisi-Kisi UKG Guru Pembelajar Kelas Awal/Rendah SD Tahun 2016 

Related Posts:

Soal UKG untuk Kelas 1,2,3 SD (Kelas Rendah)

ukg2016.com - Mulai tahun 2015 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh guru yang ada di Indonesia. Dalam soal UKG 2015 secara online yang sudah dilaksanakan tahun lalu, ada 2 (dua) kompetensi yang diujikan antara lain Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru.

Perlu anda ketahui, pada laman berikut ini semata-mata hanya bertujuan sebagai sarana belajar bersama dan prediksi seputar UKG untuk SD kelas awal/ kelas rendah. Bukan membahas tentang Bocoran Soal UKG  (Bocoran Soal UKG Paud/TK, Bocoran Soal UKG SD, Bocoran Soal UKG SMP, Bocoran Soal UKG SMA, dan Bocoran Soal UKG SMK)

Latihan Soal UKG untuk guru Sekolah Dasar (SD) kelas 1,2,3 (kelas awal/kelas rendah) ini sebisa mungkin kami sesuaikan dengan kisi-kisi resmi UKG untuk Guru Sekolah Dasar yang bisa anda download disini.

Demikian Soal UKG untuk Kelas 1,2,3 SD (Kelas Dasar) dengan kunci jawaban dan pembahasan soal.

[lihat juga, Kisi-Kisi UKG Guru Pembelajar Kelas Tinggi/Atas SD Tahun 2016]

Related Posts:

Ulangan Harian Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 1

            
Latihan Soal ke 1  "Mengenal Denah, Pikiran Pokok dan Melengkapi Teks Percakapan"
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Kelas 4 SD/MI Semester 1
Tahun Pelajaran 2015-2016



Petunjuk Latihan Soal
a) Kamu dianggap memahami latihan soal bahasa Indonesia ke 1, jika soal latihan ini mendapat paling sedikit 7 poin;
b) Walaupun ini hanya latihan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh;
c) Klik tombol lingkaran didepan jawaban yang kamu anggap benar;
d) Untuk melihat pembahasannya, silahkan kamu klik tombol pembahasan soal;
e) Jadikan latihan soal ini untuk mengukur kemampuanmu sebelum mengerjakan tes online.
*** selamat mengerjakan***

Silahkan kamu amati denah di bawah ini! (untuk soal nomor 1 dan 2).
       sumber gambar: Buku BSE Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas

1. Berdasarkan denah diatas, Jika Bejo dari ruang keluarga, kemudian ingin ke kamar kecil. Ke arah mana dia harus berjalan?
ke arah selatan kemudian ke timur
ke arah barat kemudian ke timur
ke arah selatan kemudian ke timur
ke arah barat kemudian ke selatan
Jawaban kamar kecil ditunjukan dengan nomor 9, sehingga Bejo harus ke selatan kemudian ke timur
2. Menurut denah di atas, kamar Ayah dan Ibu ditunjukan dengan nomor ....
  7
  6
  5
  4
Jabawan : Kamar Ayah dan Ibu ditunjukan dengan nomor 4
3. Tanda panah ke bawah pada denah menunjukkan arah ....
  utara
  selatan
  barat
  timur
Jawaban : arah selatan. Perlu kamu ingat bahwa pada denah maupun peta arah utara selalu menghadap ke atas.
4. ... ongkos naik kereta api dari Tegal ke Semarang? Kata tanya yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah ....
  Kapan
  Dimana
  Mengapa
  Berapa
Jawaban : kata tanya yang tepat untuk melengkapi kalimat diatas adalah berapa. Karena kata tanya berapa menanyakan jumlah atau harga. Dibawah ini adalah beberapa kata tanya yang perlu kamu ingat kembali.
5. Mereka mengungsi karena rumahnya roboh akibat gempa bumi. Kalimat tanya yang tepat untuk jawaban di atas adalah ....
Mengapa mereka mengungsi?
Di mana mereka mengungsi?
Kapan mereka mengungsi?
Bagaimana mereka mengungsi?
Jawabannya adalah Mengapa mereka mengungsi? karena kalimat jawaban yang ada di atas merupakan sebuah alasan.
6. pengungsi – ditampung – para – balai desa – di 

 Susunan kalimat yang benar dari kata acak di atas adalah ....
  Ditampung di pengungsi para balai desa.
  Di pengungsi para balai desa ditampung.
  Balai desa ditampung di para pengungsi.
  Para pengungsi ditampung di balai desa.
Jawaban : para pengungsi ditampung di balai desa.
7. Bayu : Don, mengapa bajumu kotor? 
Doni : Aku jatuh dari sepeda. 
Bayu : .... 
Doni : Jalan yang kulewati licin. 

 Kalimat yang tepat untuk melengkapi percakapan di atas adalah ....
  Di mana kamu jatuh?
  Mengapa jalannya licin?
  Mengapa kamu jatuh?
  Siapa yang menolong kamu?
Jawaban : Mengapa kamu jatuh? Karena kalimat jalan yang kulewati licin merupakan sebuah alasan sehingga kata tanya yang tepat adalah mengapa.
8. Bencana banjir dan tanah longsor banyak menimbulkan korban. 
 Lawan kata banyak adalah ....
  sering
  sedikit
  selalu
  setiap
jawaban : sedikit
9. Musim ... telah tiba. Hampir setiap hari turun hujan. 
Sungai tidak lagi dapat ... air hujan. Bencana banjir mulai melanda. 

 Kata-kata yang tepat untuk melengkapi kalimat diatas adalah ....
  hujan, kemarau
  kemarau, hujan
  hujan, menampung
  kemarau, menampung
jawabannya adalah hujan, menampung. Sehingga kalau paragraf tersebut dilengkapi akan menjadi seperti ini: Musim hujan telah tiba. Hampir setiap hari turun hujan. Sungai tidak lagi dapat menampung air hujan. Bencana banjir mulai melanda.
10. Kata tanya digunakan dengan tepat pada kalimat ....
  Mengapa kabar ibu dan bapaknya?
  Apakah dapat menjawab pertanyaanku?
  Berapakah harga buku itu?
  Bagaimanakah ayamku sudah pulang?
Jawaban: Berapakah harga buku itu?

Related Posts:

Jenis Diklat Setelah UKG 2015-2016

ukg2016.com - Guru dan tenaga kependidikan (GTK) merupakan tenaga profesional, yang di dalam menjaga keprofesian nya paling tidak ada 3 (tiga) komponen kegiatan GTK yang harus terus-menerus dilaksanakan, yaitu:
a. Uji Kompetensi Guru (UKG)
Uji kompetensi guru dimaksudkan untuk memastikan, bahwa guru telah memiliki standar minimal kompetensi profesional dan pedagogik. [lihat publikasi online Nilai UKG 2015]
Hasil uji kompetensi guru digunakan juga sebagai penentu jenjang pelatihan yang harus diikuti oleh guru dalam rangka melaksanakan PKB.

Guru dan tenaga kependidikan dipersyaratkan mengikuti penilaian kinerja setiap tahun untuk memastikan tingkat kompetensi yang dimiliki, apakah telah sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan atau tidak.
Jika hasil penilaian kinerjanya di bawah standar, guru dan tenaga kependidikan dipersyaratkan untuk mengikuti kegiatan PKB.

c. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah kegiatan keprofesian yang wajib dilakukan secara terus-menerus oleh guru dan tenaga kependidikan agar kompetensinya terjaga dan terus ditingkatkan.
Kegiatan PKB sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, terdiri dari 3 (tiga) kegiatan yaitu:
(1) Kegiatan Pengembangan Diri;
(2) Karya Ilmiah (Karil); 
(3) Karya Inovatif. Kegiatan Pengembangan diri meliputi kegiatan diklat dan kegiatan kolektif guru.

Jenis Diklat Setelah UKG 2015-2016
Adapun untuk pelatihan guru akan diselenggarakan pada bulan Mei 2016 mendatang. Terdapat tiga jenis pelatihan yaitu tatap muka, dalam jaringan, dan campuran.

Pelatihan tatap muka akan diberikan kepada 400 ribu guru, sementara dalam jaringan atau online kepada 1,9 juta. Sedangkan sekira 600 ribu guru diberikan pelatihan campuran yang mengombinasikan pelatihan tatap muka dan dalam jaringan.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarna Surapranata mengatakan "Pelatihan tatap muka diberikan kepada guru yang secara geografis tempat tinggalnya jauh dan tidak ada akses internet. Sementara pelatihan dengan metode campuran diberikan kepada guru yang nilai UKG rendah, sehingga perlu adanya kombinasi metode pelatihan tatap muka dan dalam jaringan,” katanya yang ukg2016.com kutip dari Okezone (22/01/16).

Sekitar 2,9 guru telah mengikuti UKG yang diselenggarakan pada November 2015 lalu. Hasilnya, separuh guru mendapat nilai di bawah standar yang ditetapkan yakni 5,5. Untuk itu akan diadakan bagi pelatihan pada guru-guru. Sementara guru yang mendapat nilai tinggi akan menjadi mentor pada pelatihan guru.


[lihat juga Raport UKG dan Cara mengikuti Diklat Online Guru Pembelajar]

Demikian 3 (tiga) Komponen Guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang harus terus-menerus dilaksanakan pasca UKG



Related Posts: